
PANDUAN HEMODIALISIS UNTUK PASIEN
Apa itu Hemodialisis?
Hemodialisis adalah pengobatan untuk gagal ginjal parah. Saat ginjal tidak lagi berfungsi dengan baik, hemodialisis mengambil alih sebagian fungsi ginjal untuk mengeluarkan cairan dan limbah dari darah. Ini biasanya diperlukan saat sekitar 90% atau lebih fungsi ginjal hilang.
Kapan Harus Memulai Hemodialisis?
Keputusan untuk memulai hemodialisis dibuat bersama antara Anda dan dokter Anda berdasarkan beberapa faktor seperti:
- Fungsi ginjal (diukur dengan tes darah dan urin)
- Kesehatan secara keseluruhan
- Status gizi
- Gejala yang dialami
- Kualitas hidup dan preferensi pribadi
Dialisis harus dimulai sebelum komplikasi yang mengancam jiwa terjadi. Biasanya, dialisis diperlukan ketika fungsi ginjal sekitar 6-10% dari normal, meskipun ini bisa bervariasi.
Persiapan untuk Hemodialisis
Akses Vaskular
Sebelum hemodialisis dimulai, Anda perlu menjalani prosedur untuk membuat akses vaskular. Ada tiga jenis utama akses vaskular:
1. Fistula Arteriovenosa (AV) Primer: Hubungan langsung antara arteri dan vena yang dibuat melalui prosedur bedah. Ini adalah jenis akses yang paling disukai karena memiliki risiko komplikasi yang lebih rendah.
2. Graft Jembatan Sintetis: Menggunakan tabung fleksibel untuk membuat jalur antara arteri dan vena jika vena lengan tidak cocok untuk membuat fistula.
3. Kateter Vena Sentral: Menggunakan tabung fleksibel yang ditempatkan ke dalam vena besar (biasanya di leher). Ini biasanya digunakan hanya sementara atau jika jenis akses lainnya tidak bisa dipertahankan.
Perubahan Diet
Beberapa perubahan dalam diet mungkin diperlukan untuk memastikan Anda tidak kelebihan cairan dan mendapatkan keseimbangan yang tepat dari nutrisi. Diet rendah natrium, kalium, dan fosfor mungkin direkomendasikan, dan jumlah cairan mungkin dibatasi. Ahli gizi dapat membantu memilih makanan yang sesuai dengan pengobatan hemodialisis.
Lokasi Pengobatan Hemodialisis
Pengobatan di Rumah
Hemodialisis dapat dilakukan di rumah dengan pelatihan dan dukungan berkelanjutan dari penyedia layanan kesehatan. Keuntungan dari hemodialisis di rumah termasuk:
- Jadwal yang lebih fleksibel
- Pengobatan yang lebih sering atau lebih lama, yang dapat meningkatkan kualitas hidup
- Kemampuan untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari seperti bekerja
Pengobatan di Pusat Dialisis
Hemodialisis juga bisa dilakukan di pusat dialisis, yang mungkin berupa rumah sakit, klinik yang terkait dengan rumah sakit, atau klinik mandiri. Di pusat dialisis, pengobatan biasanya dilakukan tiga kali seminggu selama 3-5 jam setiap sesi.
Monitoring dan Perawatan Hemodialisis
Tes Darah
Pasien yang menjalani hemodialisis akan dimonitor dengan tes darah setidaknya sebulan sekali untuk memastikan pengobatan dialisis optimal.
Monitoring Berat Badan
Penimbangan berat badan dilakukan sebelum dan setelah dialisis untuk mengukur penumpukan cairan. Pasien juga diminta untuk memonitor berat badan mereka setiap hari di rumah.
Perawatan Akses
Penting untuk merawat akses dengan baik untuk mencegah komplikasi. Langkah-langkah perawatan meliputi:
- Mencuci akses dengan sabun dan air hangat setiap hari dan sebelum dialisis
- Memeriksa tanda-tanda infeksi seperti kemerahan dan panas
- Menghindari trauma pada lengan yang memiliki akses, seperti menghindari memakai pakaian ketat atau mengangkat barang berat

Efek Samping Hemodialisis
Sebagian besar pasien dapat mentoleransi hemodialisis dengan baik, tetapi beberapa efek samping dapat terjadi, seperti:
- Tekanan darah rendah, yang bisa disertai pusing, sesak napas, kram perut, kram otot, mual, atau muntah
- Kelelahan setelah sesi hemodialisis
Mengontrol asupan garam dan cairan dapat membantu meminimalkan beberapa efek samping ini.
Dengan informasi ini, diharapkan Anda dapat lebih memahami proses hemodialisis dan bagaimana mempersiapkan diri untuk pengobatan ini. Selalu diskusikan setiap kekhawatiran atau pertanyaan dengan penyedia layanan kesehatan Anda.